Rupanya, Posisi Supriansa di Bakumham DPP Golkar, Pernah Diduduki Tokoh Ini sebelum Jadi Jaksa Agung hingga Menkumham

Redaksi

Saturday, 17 October 2020 | 20:49 Wita


RAGAM.ID, JAKARTA – Anggota DPR RI asal Sulsel dari Fraksi Golkar, Supriansa, belum lama ini dipercaya sebagai Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM (Bakumham) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar masa bakti 2019-2024.

Rupanya posisi tersebut boleh diartikan sebagai titik awal ke jenjang selanjutnya. 

Tak heran, sejumlah tokoh besar di Indonesia sebelum menjadi Jaksa Agung hingga Menteri Hukum dan HAM, juga pernah berada di jabatan yang kini diemban oleh Supriansa.

Mereka adalah, Marzuki Darusman, Jaksa Agung pda periode 1999-2001. Kemudian,  yang pernah jadi Menkumham yakni, Andi Mattalatta dan Muladi. 

Berdasarkan Wikipedia, ketiganya adalah para pentolan Partai Golkar. Mulai dari era Akbar Tanjung, hingga Jusuf Kalla. 



Digabung dari berbagai sumber, sebelum ketiganya mendapat amanah menjadi Jaksa Agung hingga Menkumham, mereka berproses di Partai Golkar diantaranya menduduki jabatan yang kini dipercayakan kepada anggota Komisi III DPR RI, Supriansa.

Asal ditahu, pengangkatan mantan aktivis mahasiswa yang tenar di era 90-an tersebut, berdasar melalui SK DPP Partai Golkar Nomor: SKEPTIS.369/DPP/GOLKAR/IX/2020, yang terbit 30 September 2020, ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartanto, dan Lodewijk F. Paulus sebagai Sekretaris Jenderal DPP partai Golkar.

Mantan Ketua Senat Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu akan dibantu oleh tujuh wakil ketua dan serta sekretaris Dewi Sartika.

Jumlah personel Bakumham yang dipimpin oleh Supriansa sebanyak 42 orang.

Sementara jajaran Dewan Pembina masing masing Ketua Pembina Airlangga Hartanto sebagai Ketua dewan penasehat, Letjen (Purn) Lodewijk, Azis Syamsuddin sebagai anggota dewan pembina.

Sementara Adies Kadir, sebagai Ketua Dewan Pengawas dibantu empat anggota lainnya.

Di tempat lain, Supriansa menyampaikan ucap syukur terima kasih Partai Golkar dengan amanah tersebut.

“Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Tentu saya memiliki banyak kekurangan olehnya itu saya mohon bimbingannya,” ujar Supriansa, Sabtu (17/10/2020).

Ia juga menghimbau dan berharap kepada jajarannya yang tergabung dalam kepengurusan Bakumham Golkar untuk selalu solid.

“Mari kita bekerja mengembang amanah ini,” tutupnya.  (*)


Tags:

BACA JUGA

SULSEL TODAY