Gelar Penyambutan di Dua Ruang, Ini Pesan Petinggi STIE AMKOP untuk Mahasiswa Baru

Redaksi

Thursday, 22 October 2020 | 12:07 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR, — Kampus adalah sumber peradaban. Karakter mahasiswa berbeda dengan siswa. Salah satu perbedaannya ialah cara menghargai sesama manusia dan ilmu pengetahuan. Seperti itulah inti gagasan Bahtiar Maddatuang dalam pidato Pra Akademik Mahasiswa Baru STIE AMKOP Makassar, Kamis 22 Oktober 2020.

“Kegiatan Pra akademik adalah tahap awal proses perkenalan mahasiswa baru tehadap kampus. Tahap ini sangat penting, sebab kampus tempat pembelajaran yang kompleks,” ungkap chaiman STIE AMKOP Makassar tersebut.

Kegiatan ini digelar secara Aula Pascasarjana STIE Amkop Makassar, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dari 483 mahasiswa baru yang diterima, hanya 50 peserta yang berkesempatan hadir di tempat, sisanya mengikuti kegiatan secara virtual.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh orang tua mahasiswa, para dosen, serta tamu undangan lainya, seperti rekan-rekan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para wakil Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).



Di hadapan forum, Bahtiar menjelaskan, pada era ini, dunia sudah tak lagi memberi batasan di antara perguruan tinggi. Dimana perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS) itu sama. Sebab, daya serap dunia kerja tak lagi memperhatikan status kampus. “Tapi yang paling menentukan ialah kompetensi kalian. Oleh karena itu fokuslah dengan itu,”.

“Kita ambil contoh Jack Ma, pencetus marketplaces terbesar dunia, termasuk Tokopedia. Beliau itu, alumni universitas swasta di China. Bahkan inovasi sempat ditertawakan oleh orang-orang Harvard. Tapi lihat sekarang. Siapa yang tahu Jack Ma,”

Sementara Ketua Yayasan Bata Ilyas, H Jamaluddin Bata Ilyas mengungkapkan mahasiswa baru mesti bangga punya pemimpin seperti Bahtiar Maddatuang.

“Beliau itu, ekonom muda Indonesia. Dan Insyaallah segera menjadi Gubernur Sultra. Tapi yang paling penting, beliau itu Alumni AMKOP. Satu-satu rektor yang sangat berjiwa milenial,” jelas Jamaluddin

Selanjutnya, ia berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga pada tahun 2021 proses perkuliahan sudah dapat berlangsung normal.

Sebagai sekolah tinggi terbaik di Indonesia Timur, ia berharap agar mahasiswa baru nantinya senantiasa dapat mengikuti jejak kesuksesan alumni-alumni yang tersebar di luar sana.

“Miliki-lah rasa semangat untuk berkuliah, hari demi hari. Pendidikan adalah sebuah proses. Dan semua kita butuh itu (pendidikan, red) untuk mewujudkan cita-cita,” pesan Jamaluddin.

Tak lupa ia berpesan untuk seluruh mahasiswa baru untuk selalu menjaga dan memperhatikan kesehatan selama menempuh studi.

“Bagaimana pun hebatnya anak-anakku, tak ada gunanya kalau sehat saja tak punya. Jaga lah kesehatan selama menempuh studi. Jangan malam dijadikan siang, siang dijadikan malam. Sebab, kesehatan adalah rezeki yang paling utama dari Allah, swt,” jelasnya.

Setelah pembukaan Pra Akademik, kegiatan berlanjut dengan kuliah umum yang dibawakan langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia dan perwakilan dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).



BACA JUGA

SULSEL TODAY