Polisi Usut Kebakaran Kantor Dinkes, Duga Ada Korupsi Hibah APD RS Wahidin

Redaksi

Thursday, 6 August 2020 | 09:10 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR – Kasus dugaan korupsi hibah Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di RS Wahidin Sudirohusodo, sementara dalam penyelidikan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polrestabes Makassar. Kasus ini mencuat setelah gedung Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel terbakar, Kamis, 30 Juli 2020.

Diketahui, ada sekitar 4.000 APD yang berasal dari hibah Kementerian Kesehatan yang disalurkan kepada RS Wahidin Sudirohusodo melalui Dinas Kesehatan Sulsel.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Agus Khareul menuturkan, pihaknya telah melakukan kroscek ke RS Wahidin Sudirohusodo.

Hasil sementara, polisi telah mengantongi beberapa berita acara atau dokumen penerimaan APD dari Dinkes Sulsel dari Kementrian Kesehatan.

“Setelah kita melakukan kroscek ke RS Wahidin, keterangan sementara yang kita peroleh pihak Wahidin mengaku tidak ada masalah soal APD itu. Malah kata dia, yang diterima sudah lebih dari 4.000,” kata Kompol Agus, Rabu (5/8) sore.



Hal itu, lanjut dia, dibuktikan dengan berita acara penerimaan APD RS Wahidin Sudirohusodo dari Dinkes Provinsi Sulsel.

“Jadi penyalurannya bertahap, total ada 20 kali penerimaan APD yang diterima RS Wahidin dari Dinkes Provinsi Sulsel,” ujarnya.



SULSEL TODAY