Mirip Proyek Danny Pomanto, Berikut Beberapa Kesamaan ‘Twiin Tower’ CPI dengan ‘New Balaikota’

Redaksi

Friday, 14 August 2020 | 13:56 Wita

Desain New Balai Kota

RAGAM.ID, MAKASSAR – Hubungan antara Gubenur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) dan mantan Walikota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto (DP) boleh dibilang telah cukup renggang. Setelah Pilgub Sulsel 2018 mereka tak pernah lagi tampil mesra dan saling puji dihadapan publik.

Bahkan banyak pihak yang menduga, pertemuan Yusran Yusuf dan DP pada Mei lalu, telah menyulut amarah Nurdin. Sehingga, berujung pada pencopotan jabatan Yusran sebagai Pj Walikota Makassar.

Aroma persaingan di antara keduanya kembali tercium di kala NA berencana untuk membangun Twiin Tower di kawasan Center Point of Indoensia (CPI)

Proyek tersebut dinilai punya beberapa kesamaan dengan proyek ‘New Balaikota Makassar’ yang pernah direncanakan oleh DP sewaktu masih menjabat sebagai Walikota Makassar.

Di Bangun di Tempat yang Sama



Pada Agustus 2018 lalu, sewaktu masih menjabat sebagai Wali Kota Makassar, DP pernah memperlihatkan desain Kantor Balaikota Makassar yang akan dibangun di kawasan reklamasi Center Point of Indonesia (CPI).

Bangunan setinggi 36 tersebut ia namakan sebagai ‘New Balaikota Makassar’.

Dan, ditempat yang sama, NA pun berencana untuk membangun Twiin Tower di kawasan Center Point of Indonesia. Tower ini digadang-gadang akan menjadi ikon baru Sulawesi Selatan.

Desain Twiin Tower di kawasan Center Point fo Indonesia (CPI)

Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan di Center Point of Indonesia (CPI), Rabu (12/8/2020).

Keduanya Direncanakan Menjadi Pusat Layanan Pemerintah

Twin Tower yang hendak di bangun NA di kawasan CPI, selain menjadi pusat perkantoran sektor usaha bisnis dan jasa, diketahui juga nantinya akan menjadi pusat layanan kantor pemerintahan.

”Kemungkinan Twin Tower itu konsepnya pengembangannya integrated, jadi tidak ada lagi kantor-kantor yang tersebar di mana, jadi kita sudah satu gedung,” jelas nurdin, Rabu (12/8/2020).

Hal ini juga tak jauh beda dengan konsep ‘New Balaikota Makassar’. Dari namanya saja sudah jelas kalau ini adalah pusat perkantoran bagi pemerintah kota Makassar.

Keduanya Dibangun Tanpa Menggunakan Anggaran Pemerintah

Sewaktu membeberkan bagaimana mekanisme pembangunan ‘New Balaikota Makassar’, DP sempat menjelaskan bahwa pembiayaan bangunan tersebut nantinya, akan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

“Pembangunannya seratus persen tanpa uang negara,” beber DP (17/8/2018).

Tak jauh berbeda dengan, Twiin Tower, NA membeberkan bahwa gedung yang digadang-gadang akan menjadi ikon baru Sulsel itu, juga dibangun tanpa menggunakan APBN dan tidak menggunakan APBD seperser pun.

“Skema kerjasamanya, murni business to business antara Perseroda Sulsel dengan pihak swasta,” jelasnya.(*)



BACA JUGA

SULSEL TODAY