Launching Buku ‘Malewang Juga Indonesia’, Wabup TSY Sokong Penuh Literasi di Bulukumba

Redaksi

Friday, 21 August 2020 | 18:03 Wita


RAGAM.ID, BULUKUMBA – Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengapresiasi lintas tokoh, masyarakat dan Pemerintah Desa Benteng Malewang yang kompak dan saling support melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini diungkapkan Tomy Satria saat membuka launching buku yang berjudul “Malewang Juga Indonesia” yang ditulis Suardi H. Lampe, Jumat (21/8/2020).

Dia mengatakan bahwa Suardi adalah bukti semangat warga Benteng Malewang yang merubah beragam mindset terhadap Benteng Malewang selama ini. Dengan adanya karya buku yang dituliskan pemuda Benteng Malewang itu menjaga nama baik.



“Ini adalah karya yang baik, dengan karya ini membarding Benteng Malewang bahkan hingga tingkat nasional,” kata Tomy Satria dalam sambutannya.

Tidak hanya itu saja, Kepala Desa Benteng Malewang Amiruddin yang saat ini melanjutkan pendidikan strata dua di salah satu perguruan tinggi di Makassar juga menjadi bukti, bahwa warga Benteng Malewang merubah perwajahan daerah melalui peningkatan pendidikan.

Lebih lanjut Tomy berharap kedepan akan memaksimalkan distribusi buku karya orang Bulukumba. Sehingga buku yang ada di perpustakaan, khususnya yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus memaksimalkan karya penulis dari Kindang.

“Kita ingin buku yang ditulis orang Bulukumba itu diprioritaskan untuk ada di perpustakaan. Sehingga orang Kajang mampu mengetahui tentang Kindang, orang Bulukumpa tahu tentang Kajang dan seterusnya. Dan yang bisa menulis Bulukumba dengan baik adalah orang Bulukumba sendiri,” ungkap Tomy di hadapan Kepala Dinas Perpustakaan Bulukumba, Baso Maskur.

Sementara itu, Kepala Desa Benteng Malewang Amiruddun menuturkan bahwa pihaknya mendukung penuh pelatihan literasi yang ada di Benteng Malewang. Dia mengatakan bahwa cara cerdas untuk cerdas adalah membaca dan menulis.

“Tahun ini saya merencanakan literasi terbuka. Dengan mengakampanyekan ajakan-ajakan membaca dan menulis melalui media apa saja yang ada di Benteng Malewang. Jadi kita membuat tulisan-tulisan ajakan di ruang terbuka. Namun karena ujian Covid-19 membuat kegiatan ini ditunda sementara” ungkapnya.

Penulis buku Suardi menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasinya Tomy Satria. Ia mengatakan bahwa itu adalah sebua suplemen semangat kepada warga Benteng Malewang untuk terus berkrya.

Dalam kesempatan itu dia juga menjelaskan isi yang ada dalam buku Malewan Juga Indonesia.

“Malewang juga Indonesia. Warga Malewang berhak untuk terlibat dalam merubah bangsa ini,” singkatnya.



BACA JUGA

SULSEL TODAY