Gubernur Ingin Bangun Twin Tower di Kawasan CPI, Ikon Baru Sulawesi Selatan

Redaksi

Thursday, 13 August 2020 | 14:44 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, melakukan peninjauan di Center Point of Indonesia (CPI), Rabu, (12/8/2020).

Turut hadir, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel Bambang Priono, dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Firdaus Dewilmar, serta pihak pengembang. Mereka meninjau lahan reklamasi yang menjadi aset Pemprov di CPI tersebut.

“Yang pertama saya ingin sampaikan ini pembelajaran yang baik sekali, kita begitu sinergi, kompak menyelesaikan sebuah persoalan,” kata Nurdin Abdullah.

Ia menyebutkan, CPI adalah aset yang luar biasa yang dimiliki oleh Pemerintah Sulsel, berkat kerja sama dengan pihak swasta. Kedatangannya untuk meninjau lahan yang ada, sebelum dilakukan pembuatan alas haknya.

“Ada Kanwil Pertanahan, Pak Kajati, pengembang, supaya di kemudian hari tidak ada masalah. Semuanya clear, ini sesuatu yang menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa tidak ada masalah tanpa solusi, kuncinya adalah sinergi,” imbuhnya.



Gubernur mengapresiasi Kakanwil BPN Sulsel dan Kajati Sulsel, yang begitu care untuk melakukan penertiban aset. Serta melihat beberapa aset yang memang masih perlu diclearkan, sehingga Pemprov Sulsel memiliki kepastian.

Di tempat ini akan hadir beberapa bangunan strategis. Diantaranya Twin Tower. Bangunan ini juga tidak menggunakan APBN dan tidak menggunakan APBD.

Skema kerjasamanya adalah murni business to business antara Perseroda Sulsel dengan pihak swasta.Proyek Twin Tower di kawasan CPI ini digadang-gadang akan menjadi ikon baru Sulsel.

Gedung tersebut nantinya akan menjadi pusat layanan kantor pemerintahan, hingga sektor usaha bisnis dan jasa.

“Kemungkinan Twin Tower itu karena disitu integrated pengembangannya, tidak ada lagi kantor-kantor yang tersebar di mana, jadi kita sudah satu gedung,” jelasnya.

Namun, ide mengenai pembangunan tower di kawasan CPI bukanlah sebuah ide yang terbilang baru. Sebelumnya,di tempat yang sama, ‘Danny’ Pomanto (DP) pernah memperlihatkan desain Kantor Balaikota Makassar yang akan dibangun di kawasan reklamasi Center Point of Indonesia (CPI).

Hal itu ia sampaikan sewaktu masih menjabat sebagai Walikota Makassar pada Agustus 2018 lalu.

DP memberi nama proyek tersebut, sebagai ‘New Balaikota Makassar’. Proyek bangunan yang dirancang setinggi 36 lantai ini, juga dikabarkan tak menggunakan anggaran pemerintah sepersen pun.

Sehingga dapat simpulka bahwa, baik NA maupun DP ternyata punya ide yang sama, yakni membangun tower untuk pusat kantor pemerintahan di di kawasan CPI, tanpa menggunakan seperser pun anggaran pemerintah.



BACA JUGA

SULSEL TODAY