Di Webinar UHO, Bahtiar Maddatuang Tegaskan Peran Kampus Merdeka Bagi Kedaulatan Sultra

Redaksi

Sunday, 30 August 2020 | 21:51 Wita


RAGAM.ID, KENDARI – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Universitas Haluoleo (UHO) Sulawesi Tenggara (Sultra) baru saja menggelar webinar yang bertajuk ‘Kampus Merdeka, Merdeka Belajar: Mampukah memperbaiki mutu pendidikan Indonesia’, Minggu 30 Agustus 2020.

Webinar ini dibuka oleh opening speech dari Dekan FIKP UHO, Dr. H Jarniludin, dan menghadirkan sejumlah pembicara ternama, seperti Rektor UHO Prof. Dr. Muh. Zamrun; Kadis Dikbud Sultra Drs. Asrun Lio; Ketua PGRI Sultra Dr. Abdul Halim Momo; dan ekonom muda sekaligus Ketua STIE AMKOP Bahtiar Maddatuang.

Pada kesempatan itu, Bahtiar Maddatuang menjelaskan pentingnya penguatan sektor pendidikan dalam menunjang kedaulatan suatu wilayah. Dalam kasus UHO, ia merujuk pada keadulatan rakyat Sultra.

“Sebab penguatan sektor pendidikan berimplikasi pada penguatan kapasitas sumber daya manusia, sehingga hal ini dapat memutus gap antara masyarakat dan lapangan kerja,” jelasnya



Bakal Calon Gubernur Sultra ini pun menjelaskan bahwa kampus merdeka merupakan momentum untuk mengembangkan sinegitas dan jejaring, guna menguatkan tata kelola dan daya saing Universitas.

“Sebagai kampus yang visioner, UHO tentunya dapat mengambil manfaat sebesar-besarnya dari momen ini,” ujarnya

Gagasan tersebut langsung disambut hangat oleh para perserta, semisal, Muhammad Naidin yang mengungkapkan “Bravo… Ketua STIE AMKOP atas pemaparan program Kampus Merdeka.”

Sementara, Ketua BEM FKIP UHO Rolin mengungkapkan pihaknya sangat bangga dapat mengundang sosok Bahtiar Maddatuang. Baginya, beliau merupakan salah satu sosok cendiakawan yang dimiliki oleh Sultra saat ini.

“Selain beliau putra Sulawesi Tenggara beliau juga adalah pimpinan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang sangat Visioner dan Inovatif memimpin PTS yang sukses dalam praktek merdeka belajar atau kampus merdeka dan sudah beberapa tahun beliau telah implementasikan seperti, Magang industri, Proyek Desa KKN Tematik BUMDes, Wirausaha Mahasiswa, dan lain-lain,” pungkasnya.



BACA JUGA

SULSEL TODAY