Program P2L Dapat Selamatkan Warga Selama Krisis Pandemi

Redaksi

Thursday, 25 June 2020 | 05:58 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR – Ketua DPRD Kabupaten Bone, Irwandi Burhan, merespons positif langkah Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Bone yang menghadirkan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

Sebagai bentuk dukungan Irwandi Burhan pun mendampingi Kadis Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Bone, Andi Asman dalam menyalurkan bibit dan benih kepada masyarakat di Desa Masenrengpulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Selasa (23/6/2020).



Irwandi menilai ada banyak manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. “Program sangat baik. Untuk aspek kesehatan, juga menjaga asupan gizi masyarakat,”

Irwandi juga salut dengan semangat kerja yang ditunjukkan jajaran Dinas Ketapang Bone, yang senantiasa mendorong dan mengedukasi masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan.

Sementara itu, Kadis Ketapang Bone, Andi Asman Sulaiman beranggapan bahwa penguatan program P2L, juga sebagai salah satu upaya membantu masyarakat di tengah pandemi.

“Lahan yang semula ‘tidur’, bisa digarap dengan maksimal sehingga mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelas Asman.

Bukan itu saja, kata Asman, dari lahan pekarangan produktif tersebut, bisa mendatangkan pundi-pundi Rupiah bagi masyarakat.

“Kalau hasil dari pekarangan yang dikelola lebih, bisa dijual. Apalagi sudah beroperasi Toko Tani Indonesia,” ujarnya.

Kehadiran Toko Tani Indonesia di Kabupaten, sebut Asman, membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga sesuai kantong. Lantaran tidak memburu keuntungan.

“Juga Toko Tani Indonesia ini bisa sebagai tempat menjual hasil pertanian masyarakat,” ungkapnya.

Asman melanjutkan, dia berencana menjadikan Lampoko sebagai daerah study tiru ke depannya.

“Target kami, Desa Lampoko ada di setiap kecamatan di Bone,” akunya.

Gelaran ini juga diikuti Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan, Kasi Konsumsi Pangan, penyuluh Lamuru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan.



BACA JUGA

SULSEL TODAY