Polisi Dikeroyok WNA Asal Nigeria, Diduga Terjadi Salah Paham Sebelumnya

Redaksi

Monday, 29 June 2020 | 13:04 Wita


RAGAM.ID, JAKARTA – Belasan warga negara asing (WNA) asal Nigeria  melakukan pengeroyokan terhadap anggota Polda Metro Jaya.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/6) di Apartemen Green Park View, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Buntutnya, 11 WN Nigeria diamankan.



Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi membeberkan kronologi pengeroyokan yang dilakukan WN Nigeria.

Berawal ketika anggota ingin menangkap Sima Gabriel, seorang warga Nigeria, pelaku penipuan online yang telah menjadi target operasi.

Saat anggota datang ke lokasi kejadian perkara, seorang warga menyebut ada razia orang asing. Sejumlah WN asing lalu mengeroyok anggota.

“Keributan diperkirakan karena salah paham informasi ada razia orang asing dari pihak imigrasi, sehingga dari kelompok warga kulit hitam melakukan penghadangan, perlawanan dan pengeroyokan terhadap anggota Polri Cyber Crime Polda Metro Jaya yang akan melakukan pengembangan penangkapan,” kata dalam siaran pers yang diterima, Minggu (28/6).

Dijelaskan Arsya, peristiwa itu terjadi Sabtu (27/6) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu 15 anggota Cyber Crime Polda Metro Jaya ingin menangkap Sima Gabriel di Apartemen Green Park View, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

“Sesampai di lokasi, ada salah satu warga kulit hitam berteriak ‘ada razia warga negara asing’,” katanya.

Atas teriakan itu, sekelompok warga asing kulit hitam dari Nigeria langsung tiba-tiba melawan anggota. Bahkan mengeroyok empat orang personil anggota Cyber Crime Polda Metro Jaya.

“Akibatnya terjadi keributan sampai terjadi pemukulan terhadap anggota Polri oleh sekelompok warga kulit hitam kurang lebih 80 orang,” ujarnya.



SULSEL TODAY