Jika Kurva Penularan Belum Menurun, Gugus Covid-19 Berencana Usulkan PSBB Tahap III

Redaksi

Saturday, 13 June 2020 | 17:49 Wita

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar Ismail Hajiali

RAGAM.ID, MAKASSAR – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar Ismail Hajiali mengungkapkan bahwa jika peta penularan Covid-19 di Makassar belum mengalami penurunan, ia berencana untuk mengusulkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid III.

“Belum pasti itu. Kita juga masih tunggu kebijakan dari pusat, dan itu wacana PSBB berkembang beberapa waktu lalu,” kata Ismail, Sabtu (12/6/2020)

PSBB tahap tiga diwacanakan setelah dalam tiga pekan terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Sulsel. Dalam tiga pekan Sulsel mencatat penambahan lebih dari 400 kasus.

Makassar mencatat angka penambahan tertinggi. Disusul Gowa dan Lutim. Makassar juga menjadi titik episentrum penyebaran paling berisiko berdasarkan data terakhir untuk Sulsel.

Juni ini Sulsel gagal menerapkan new normal lebih cepat karena rasio penyebaran Covid dinilai masih di angka tinggi. Dari data terakhir, di Sulsel hanya 5 daerah yang masuk zona kuning. Yakni wilayah dengan risiko penularan wabah di bawah rata-rata.



Menurut Ismail, beberapa hari terakhir terdapat penurunan kurva pandemi Covid-19 di Kota Makassar. Jika penurunan ini berkesinambungan, ia memastikan PSBB tidak akan diterapkan.

“Tapi kalau pendemi itu meningkat terus dan tidak ada perubahan, yah bisa saja kita berlakukan kembali itu PSBB,” ujarnya

Ismail mengatakan, kepastian itu menunggu perkembangan situasi. Ini juga akan ditentukan oleh hasil pantauan tim dari pusat.

“Jadi kita tunggu saja lah seperti apa keputusannya nanti. Tetapi itu belum pasti karena pemberlakuan PSBB masih dalam tahap wacana,” pungkasnya.



BACA JUGA

SULSEL TODAY