Gubernur Sulsel Minta Maaf Atas Sikap Satpol PP Saat Menegakkan Aturan PSBB di Kota Makassar.

Redaksi

Thursday, 7 May 2020 | 12:47 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah meminta maaf kepada masyarakat atas aksi  Satpol PP yang kebablasan saat menegakkan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar.

Dalam masa PSBB di Makassar sempat viral aksi Kasatpol PP Makassar Iman Hud terlibat cekcok dengan pengelola toko New Agung yang dipergoki tetap buka. Saat itu Iman Murka karena salah satu perwakilan toko New Agung mengaku toko mereka hanya menjual secara online, namun setelah dicek secara langsung ternyata ada pembeli di dalam toko tersebut.

“Kita sudah mengevaluasi bahwa kita minta maaf kepada rakyat, pada masyarakat bahwa pada 14 hari (PSBB) ini tentu masih ada oknum-oknum, ada aparat kita terutama di Satpol PP yang ya berlaku tidak sepantasnya di tengah-tengah masyarakat, itu kita minta maaf,” kata Nurdin di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Rabu (6/5)

Nurdin tak menampik bahwa tingkat kepatuhan masyarakat masih sangat rendah selama PSBB di Makassar. Meski demikian dia meminta jajaran di bawahnya untuk tetap santun dan mengedepankan upaya persuasif saat menemukan warga yang kurang patuh terhadap aturan PSBB.

Meski demikian, Nurdin menekankan agar Satpol PP tetap mengedepankan upaya persuasif dalam memahamkan warga terkait aturan PSBB. “Semua petugas yang ada di lapangan itu lebih santun termasuk Satpol PP, jadi turun bukan untuk marah-marah,” tegasnya.



Ia menekankan bahwa peran aparat ialah turun untuk melayani masyarakat. “jadi kalau ada yang keliru diluruskan, ada yang tidak patuh dibuat jadi patuh. Punishment boleh tapi tidak dengan kata-kata yang menyakitkan. Orang yang dihukum itu butuh sentuhan,” ujarnya.(*)



BACA JUGA

SULSEL TODAY