MUI Sulsel Perpanjang Imbauan Shalat Jumat

Andrew Kresna

Wednesday, 1 April 2020 | 09:42 Wita


Ragam.id, MAKASSAR, Jumlah kasus terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Indonesia masih menunjukkan tren kenaikan. Sebagian sembuh, sebagian lagi menjalani perawatan, dan sebagian lain meninggal dunia. 

Bahkan, sangat mungkin sebagian orang yang terinfeksi belum masuk data laporan Kementerian Kesehatan RI karena sejumlah keterbatasan.

Malam ini, Selasa (31/3/2020) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, Perwakilan Pemerintah Sulsel, dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel sepakat untuk memperpanjang Imbauan untuk tidak melaksanakan Shalat Jumat Berjamaah.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Umum MUI SulSel, Prof HM Gholib mengatakan imbauan tersebut bersifat kehati-hatian guna menjaga keselamatan umat.

“Selama 14 Hari penambahan himbauan kepada Ummat Muslim di Sulawesi Selatan untuk tidak melaksanakan Shalat Jumat Berjamaah,” ungkap Prof HM Gholib.



Hasil kesepakatn tersebut dilihat dari bertambahnya kasus penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Sulawesi Selatan.

“Kasus Corona Di Sulsel semakin meningkat, oenyebaranjya sangat cepat, InsyaAllah kami akan sebar imbauan tersebut jika sudah di tanda tangani,” sambungnya.

“Mari kita ikuti himbauan tersebut demi keselamatan dan kesehatan kita bersama,” tambahnya.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel telah mengeluarkan imbauan larangan shalat Jumat berjamaah selama 2 pekan sejak 20/3/2020. 

Akan tetapi masih banyak Masyarakat yang melanggar himbauan tersebut, Pasalnya, masih ada masjid yang menggelar salat Jumat.

Gholib menambahkan, MUI Sulsel juga mengimbau masyarakat di Sulsel agar selalu menjadikan pemerintah sebagai sumber rujukan utama terkait informasi Covid-19, agar tidak terpapar informasi dan berita-berita hoax yang menyesatkan.



BACA JUGA

SULSEL TODAY