Ini Alasan Gubernur Sulsel Tak Cabut Izin Tambang Pasir Boskalis

Redaksi

Friday, 14 August 2020 | 15:27 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah menilai aktivitas tambang pasir PT Boskalis di wilayah tangkap nelayan, di Pulau Kodingareng Lompo, Kecamatan Sangkarrang, Kota Makassar, disebut tak melanggar aturan.

Nurdin pun mengatakan enggan mencabut izin tambang pasir tersebut. Ia tak ingin mendapat dituntutan dari PT Boskalis. Sebab mereka punya izin untuk melakukan aktifitas tambang pasir di wilayah tersebut.



“Justru kalau kita batalin izinnya orang, kita bisa dituntut. Iya kan? Tunjukkan apa kesalahan daripada penambang, karena dia juga punya izin sesuai dengan persyaratan yang diberikan. Jadi yang ini kita harus pahami,” tuturnya.

Bahkan menurutnya, ini akan mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Sulsel. Karena ini proyek strategis nasional, New Port. 

“Bayangkan kalau kawasan industri berkembang, berapa lapangan kerja bisa terserap. Nah kalau mereka ini cuman mengeluh soal kepentingan lingkungan, apa yang dirusak coba?,” ujarnya.

Sebelumnya, Wahli bersama para Nelayan Pulau Kodingareng mengeluhkan soal menurunnya pendapatnya, yang diakibat oleh tambang tersebut.

Mantan Bupati Bantaeng itu pun menantang pihak Walhi (Wahana Lingkungan Hidup) untuk membuktikannya lewat Penelitian.

“Ada penelitian gak? Saya pergi mancing ikan, ikan-ikan juga mudah didapat kok. Ikan itu ada di terumbu karang. Jadi jangan membuat alasan tanpa kajian. Coba buat kajiannya,” terangnya.

Selain itu, NA juga mengungkapkan jika sebenarnya dirinya siap kapan saja untuk ditemui dan membicarakan ihwal aktivitas tambang pasir tersebut.

“Silakan, mau menemui saya, silakan kapan saja. Masa saya yang pergi cari (temui) dia (Warga Pulau Kodingareng),” pungkasnya.



BACA JUGA

SULSEL TODAY