Update Banjir Masamba: 4 Orang Meninggal dan 11 Hilang Terbawa Arus

Redaksi

Tuesday, 14 July 2020 | 10:53 Wita


RAGAM.ID, LUWU UTARA – Ribuan rumah warga di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, dihantam banjir bandang, Senin malam (13/07/2020). Banjir ini dilaporkan sebagai banjir terparah yang melanda wilayah tersebut.

Tak hanya rumah warga, banjir yang membawa lumpur ini juga dilaporkan menghantam jembatan di daerah Masamba, Luwu Utara.



Termasuk rumah jabatan bupati dan wakil bupati Luwu Utara di Jl Andi Djemma. Tumpukan lumpur yang memenuhi kediaman orang nomor satu dan dua di Bumi Lamaranginang mencapai setengah meter.

Dalam video amatir terekam kepanikan warga saat banjir menerjang, teriakan takbir terdengar melihat sejumlah rumah yang tersapu banjir.

Bahkan banjir tersebut juga membuat sejumlah warga ikut tenggelam terbawa arus sungai yang deras.

Dengan susah payah warga yang berada di atas jembatan berupaya memberikan pertolongan namun saat ini belum diketahui nasib warga tersebut. Belum diketahui pasti adanya korban jiwa dalam musibah ini.

Info terkini yang diterima satu jam yang lalu, ketinggian banjir  dikabarkan naik kembali.  

Koordinator Brigade Donor Darah Sukarela PMI Kota Palopo,Masdang Laode ketika dihubungi pada hari Selasa 14 Juli 2020 pagi mengabarkan terdapat empat korban meninggal dan 11 lainnya hilang terbawa oleh arus saat banjir bandang. 

“Empat orang meninggal sementara 11 lainnya dinyatakan hilang, data ini sifatnya sementara karena hingga kini pencarian dan proses evakuasi terus dilakukan,” terang Masdang Laode.

Ia menambahkan, saat ini pihak PMI Palopo bersama para relawan sudah tiba di Kota Masamba dan tengah melakukan proses evakuasi.(*)



SULSEL TODAY