Petugas Damkar Dianiaya Saat Bertugas, Diduga Warga Geram Bantuan Lambat Datang

Redaksi

Monday, 29 June 2020 | 10:52 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR – Penganiayaan terjadi oleh warga kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang sedang bertugas.

Penganiayaan terjadi saat korban bertugas memadamkan api yang menimpa belasan rumah warga di Jalan Kerung Kerung, Makassar, sekitar pukul 11.00 Wita.



Sebanyak 3 orang petugas yang menjadi korban, yakni Andi Bahrul, Andi Syaruddin, dan Rahman Rahim.

Salah seorang korban harus menjalani jahitan karena kepalanya robek dan dilarikan ke RS Pelamonia.

Diduga warga setempat melakukan aksi kekerasan kepada petugas lantaran menganggap petugas terlambat datang ke lokasi.

“Mungkin mereka kesal karena menganggap pemadam terlambat datang, padahal kita tidak terlambat karena kita dekat,” Komandan Damkar Kompi C, Rustam Jufri, yang juga turun tangan ke lokasi.

“Sebenarnya sejak awal kita sudah diintimidasi,” lanjutnya

Bahkan, kata Rustam, sejumlah armada Damkar Makassar juga menjadi sasaran kekerasan oleh warga.

“Pertama alat pemadam diambil alih, anggota dipukul, kaca mobil dipecah, tapi kita tetap melaksanakan tugas,” katanya.

Akibat insiden ini, petugas Damkar Makassar bahkan harus angkat kaki dari lokasi lantaran merasa keselamatan mereka terancam.

“Pas kita proses pendinginan, anggota kita dipukul lagi, makanya kita tinggalkan keselamatan kita tidak terjamin,” katanya.(*)



BACA JUGA

SULSEL TODAY