Dinilai Merusak Lingkungan, Kapal Penambang Pasir Dikepung Nelayan

Redaksi

Monday, 29 June 2020 | 14:57 Wita


RAGAM.ID, MAKASSAR – Beredar video pengepungan kapal penambang pasir oleh sejumlah nelayan di Perairan Makassar.

Peristiwa itu diketahui berlangsung pada Minggu (28/6/2020), terhadap kapal penambang pasir milik perusahaan asal Belanda, PT Boskalis.



Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulsel Muhammad Al Amien mengungkapkan para nelayan melakukan pengepungan untuk meminta kapal menghentikan aktivitas penambangan pasir karena telah merusak lingkungan, terutama biota laut.

“Nelayan itu merasa tidak dihormati sebagai subjek pengelola laut yang sudah turun-temurun, sudah puluhan tahun mengelola perairan Galesong (Takalar) dan Makassar itu,” ujarnya¬†

Diketahui, Walhi Sulsel merupakan lembaga yang turut mengawal aksi penolakan nelayan terhadap aktivitas penambangan pasir di Laut Galesong dan Makassar.

Amien menambahkan bahwa aktivitas penambangan pasir oleh PT Boskalis di Laut Makassar sudah dilakukan sejak 13 Februari lalu. Namun warga menolak dan meminta dimediasi dengan pihak penambang.

Namun, “sampai bulan April, di saat nelayan sudah waktunya mencari ikan, hingga sampai bulan Juni saat ini, pertemuan itu tidak pernah terwujud, tidak pernah ada, malah yang terjadi adalah Boskalis terus melakukan tambang pasir laut tanpa meminta persetujuan nelayan,” lanjutnya (*)



SULSEL TODAY